Kamis, 27 November 2014

Laporan Observasi Mata Kuliah Kewirausahaan

KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan petunjuk dan karuniaNya sehingga laporan observasi ini dapat terselesaikan. Laporan observasi ini disusun untuk memenuhi tugas dalam mata kuliah Kewirausahaan. Laporan observasi ini diharapkan dapat menjadi salah satu sumber pembelajaran dan bahan diskusi bagi mahasiswa serta pembaca pada umumnya, dan juga sebagai inspirasi untuk memulai usaha.                                                                                  
Ucapan terimakasih penulis sampaikan kepada semua pihak yang telah mendorong tersusunnya laporan ini, khususnya kepada bapak Sukarman Purba dan Ibu Rosnelli yang telah mendorong, memberi arahan dan memotivasi penulis demi terselesaikannya laporan ini.                 Ucapan terimakasih juga penulis sampaikan kepada pemilik warnet atas kerjasama dan bantuan serta bimbingan dari pihak pemilik warnet yang tidak segan untuk membantu dan menangapi setiap pertanyaan yang penulis ajukan.
Dalam penyusunan laporan ini mungkin dirasakan masih banyak kekurangan, baik dalam sistematika penyusunan maupun penggunaan kata-kata.  Karena itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi peningkatan kualitas laporan observasi yang akan penulis buat di masa mendatang.
Semoga laporan ini bisa bermanfaat khususnya bagi penulis, umumnya bagi para pembaca.

Penulis


BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Dari sekian banyak orang, sebagian fokus pada pengembangan kariri melelui pekerjaan dan sebagian lagi memilih untuk berwirausaha. Khusus untuk berwirausaha, tidak banyak orang memiliki keyakinan bahwa usaha yang dibangunnya akan berkembang, maju, dan sukses. Mengapa? Biasanya karena belum ada rasa percaya diri untuk membangun suatu usaha . maka dari itu untuk menjawab keyakinan berwirausaha, perlu adanya momentum untuk memulai,. Dalam permulaan berwirausaha , mulai berusaha “menjual”adalah faktor penting untuk melangkah lebih jauh ke depannya nanti. Tidak ada seorang pengusaha sukses yang langsung sukses, semua bermula dari usaha kecil yang ditekuni kemudian semakin lama semakkin berkembang,semakin maju dan sukses.
Pada zaman sekarang ini perkembangan di dunia usaha dan industri sangatlah cepat.                     Dalam dunia usaha dan industri teknologi komputer sangatlah dibutuhkan khususnya di bidang jaringan komputer. Maka dari itu teknologi komputer juga harus berkembang, baik di bidang software, hardware maupun jaringan. Jaringan komputer pada hakekatnya adalah dua komputer atau lebih yang terhubung satu dengan yang lainnya. Perangkat yang dapat dihubungkan tidak terbatas pada komputer saja, melainkan termasuk printer dan perangkat-perangkat keras lainnya. Sebagai penghubung dapat digunakan kabel atau media lain yang tidak menggunakan kabel, misalnya gelombang radio dan sinar inframerah.







1.2.       Metode Observasi
Langkah-langkah yang dilakukan dalam observasi ini adalah:
a.      Pengumpulan data (wawancara dan pengamatan)
b.       Penarikan kesimpulan

1.3.       Tujuan
·        Menambah pengetahuan kepada mahasiswa di bidang kewirausahaan,
·        Mengubah pemikiran mahasiswa bahwa dunia kerja tidak hanya menjadi pegawai tetapi terdapat bidang lain yaitu sebagai pengusaha,
·        Memberi pelajaran untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan,
·        Menambah  pengalaman tentang bidang kewirausahaan dari pengusaha,
·        Mempelajari bagaimana mengembangkan ide-ide usaha,
·        Memenuhi tugas mata kuliah kewirausahaan.

1.4.       Pelaksanaan Observasi
Hari & Tanggal  : Sabtu, 22 November 2014
Tempat               : Warnet Justin & Warnet Prima, Kel. Tataaran Patar, Tondano
Narasumber       : Yogi Rantung (Warnet Justin), Slamet Sukandar (Warnet Prima)
Metode              : Tanya jawab dan pengamatan langsung


 




BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Profil Usaha
Warung Internet (disingkat: warnet) adalah salah satu jenis wirausaha yang menyewakan jasa internet kepada khalayak umum.  Melihat tren masyarakat saat ini dan mendatang yaitu makin tingginya jumlah pengakses internet, terutama kalangan pelajar dan mahasiswa, maka Bapak Richard Sitinjak mendirikan sebuah warnet yang diberi nama Warnet Martin untuk menangkap tren tersebut menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Warnet Martin yang beralamat di Jl. Keruntung/Rela No. 97A merupakan usaha yang bergerak dibidang jasa rental internet, print, burning cd/dvd, cetak foto, dan pengketikan yang memiliki 5 unit komputer yang beroprasional.
Harga yang ditawarkan:
 Rp. 4.000/jam untuk PC milik warnet
Rp. 3.000/jam untuk laptop milik sendiri









2.2 Biaya Usaha
Berikut adalah daftar peralatan standard yang diperlukan untuk membuka usaha warnet dengan 5 station:
NO
Nama Barang
Harga per unit
Total Harga

1.
5 buah PC Komputer
Rp 1.750.000
Rp 8.750.000

2.
5 buah Monitor LCD (second)
Rp 500.000
Rp 2.500.000

3.
5 buah Keyboard
Rp 50.000
Rp 250.000

4.
5 buah Mouse
Rp 50.000
Rp 250.000

5.
5 Buah Earphone
Rp 75.000
Rp 375.000

6.
2 Buah Card Reader
Rp 50.000
Rp 100.000

7.
1 buah Speaker
Rp 350.000
Rp 350.000

8.
2 buah Meja Komputer
Rp 200.000
Rp 400.000

9.
3 buah kamar warnet
Rp 300.000
Rp 900.000

10.
50 meter Kabel LAN
Rp 3000
Rp 150.000

JUMLAH
Rp 14.025.000





2.2 Pemasaran
a. Sasaran Pemasaran
Sasaran usaha warnet yaitu kepada pelajar, mahasiswa serta pengusaha yang ada di sector daerah nanggung dan sekitarnya.
b. Teknis Pemasaran
Koneksi internet pada Warnet Martin dilengkapi dengan ketersediaan kabel LAN untuk disambungkan pada laptop pribadi, sehingga dapat menambah kenyamanan bagi  pengguna. Pada warnet ini, PC yang disediakan relatif nyaman digunakan karena tidak menggunakan sistem billing, sehingga pengguna seolah-olah sedang menggunakan komputer pribadi miliknya sendiri. Kecepatan akses internet yang cukup tinggi  membuat pengguna jasa internet betah dan tidak perlu menunggu terlalu lama untuk menjelajah dalam internet.
Warnet ini juga menyediakan diskon pada jam 21.00 malam keatas yang dinakaman paket nginap biasanya khusus untuk para pemain game online

2.3 Keuangan
Berdasarkan hasil wawancara dengan pemilik warnet, maka didapatkan informasi bahwa  Warnet Martin perharinya jasa internet menghasilkan omzet Rp100.000, - , (atau Rp3.000.000,-/bulan) Sedangkan untuk biaya operasionalnya (listrik, jasa ISP, kertas, dll) sebesar Rp1.000.000,-/bulan, sehingga didapatkan keuntungan sebesar Rp 1.500.000-Rp2.000.000 per bulannya.


2.4 Pengembangan Ide Usaha
Ide usaha dapat muncul kapan saja, dimana saja, dari apa saja, dan dari siapa saja.                                Artinya, ide usaha adalah hasil dari proses berpikir kreatif yang tujuannya ingin menemukan dan mencari sesuatu yang berbeda dari produk usaha biasanya. Prosesnya itu bisa dari melihat, mendengar, dan merasakan hal-hal yang ada di sekitar. Dengan begitu diharapkan usaha yang sedang dijalani bisa lebih maju dan menarik.
Untuk menambah nilai jasa internet dan tentunya untuk meningkatkan penggunaan jasa internet pada  warnet tersebut, maka penulis mengajukan ide-ide untuk pengembangan usaha, yakni sebagai berikut:
·         Menyediakan unit-unit PC tambahan, agar pengunjung/pelanggan dapat menikmati jasa internet tanpa menunggu giliran.
·         Menyediakan router Wi-Fi, agar pengguna yang ingin menikmati fasilitas internet dengan laptop pribadi dapat langsung mengkoneksikan laptopnya dengan jaringan yang ada tanpa harus mengatur kabel untuk koneksi.
·         Mengembangkan sistem pemancar sinyal Wi-Fi sehingga dapat menjangkau area yang lebih luas, dengan sistem pembayaran misalnya menggunakan voucher.
·         Menyediakan kafe yang terintegrasi dengan warnet, sehingga pelanggan tidak perlu pergi jauh-jauh untuk makan maupun minum. Dengan begitu, dapat diperoleh keuntungan tambahan dari hasil penjualan makanan/minuman tersebut.



BAB III
PENUTUP
3.2 KESIMPULAN
Menjadi seorang wirausahawan yang sukses tidaklah mudah. Membangun usaha sampai beromzet jutaan, pastilah dimulai dengan pengalaman dan keyakinan. Pelajaran penting yang dapat diteladani, yaitu sebagai wirausahawan sejati jeli melihat peluang, percaya diri,tekun, berpikiran positif, dan berani mengambil risiko.
Mental dan semangat kewirausahaan harus ditumbuhkan sejak dini, wirausaha adalah penyokong utama, kebangkitan ekonomi suatu negara, semakin banyak jumlah wirausaha dalam suatu negara, semakin besar potensi negara tersebut untuk menjadi negara maju. Menjadi wirausaha adalah hak setiap individu tanpa terkecuali. Hal yang paling dibutuhkan dalam kewirausahaan adalah sikap dan mental wirausaha yang kokoh, penuh inovasi dan tidak takut gagal dalam menghadapi rintangan, sehingga keberlanjutan usaha akan tetap terjaga.

3.2 SARAN
Kita sebagai mahasiswa yang merupakan salah satu pilar utama pembangunan bangsa sebaiknya berpartisipasi aktif dalam rangka meningkatkan keadaan ekonomi pribadi yang diharapkan akan mampu menjadi motivator bagi tumbuh dan berkembangnya ekonomi nasional secara umum.                               Diharapkan mahasiswa sebagai insan muda yang cerdas, kreatif dan inovatif, jangan hanya menjadi soerang pencari kerja namun menjadi orang yang menciptakan pekerjaan, untuk itu  mari berwirausaha.

LAMPIRAN GAMBAR

Suasana Warnet Martin
_        _

_         _

Tidak ada komentar:

Posting Komentar